Latest News
600 Lebih Warga Dingo Narama Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng • Pemkab Mimika Gandeng UNIPA Perkuat Program Pembangunan Daerah • Disperindag Mimika Ancam Cabut Izin SPBU Nakal • Wabup Mimika Dorong OPD Maksimalkan Penyerapan Anggaran, Realisasi Baru 26,56 Persen • Pemkab Mimika Perkuat Pengendalian Internal, Seluruh OPD Ikuti Penilaian Maturitas SPIP 2026 • 600 Lebih Warga Dingo Narama Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng • Pemkab Mimika Gandeng UNIPA Perkuat Program Pembangunan Daerah • Disperindag Mimika Ancam Cabut Izin SPBU Nakal • Wabup Mimika Dorong OPD Maksimalkan Penyerapan Anggaran, Realisasi Baru 26,56 Persen • Pemkab Mimika Perkuat Pengendalian Internal, Seluruh OPD Ikuti Penilaian Maturitas SPIP 2026
← Back to News

YPMAK Fokus pada Kualitas Penerima Beasiswa, Kuota Sudah Tembus 4.000 Penerima Manfaat

📅 June 27, 2026

YPMAK Fokus pada Kualitas Penerima Beasiswa, Kuota Sudah Tembus 4.000 Penerima Manfaat
TIMIKA, RPM102FM -- Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) kini menerapkan sistem seleksi berbasis prestasi dalam pemberian beasiswa bagi putra-putri tujuh suku penerima manfaat. Kebijakan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih kompetitif di dunia kerja.
YPMAK sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), mengutamakan kualitas dan prestasi akademik dalam penyaluran beasiswa serta bantuan pendidikan.
Demikian dikatakan Ketua Pengurus YPMAK, Doktor Leonardus Tumuka, dikutib dari situs YPMAK.
Lagi kata Leo, kebijakan ini tetap berpihak kepada putra-putri Suku Amungme, Suku Kamoro, serta lima suku kekerabatan, yakni Dani, Damal, Moni, Mee, dan Nduga.
Namun,proses seleksi kini lebih menekankan pada capaian akademik agar menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja.
Leonardus menegaskan, mahasiswa penerima beasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta diwajibkan mempertahankan nilai Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK minimal tiga koma nol. Hal ini sebagai acuan penilaian prestasi.
Menurut Leo, kebutuhan beasiswa terus meningkat seiring bertambahnya lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Saat ini jumlah penerima beasiswa telah melampaui kuota yang ditetapkan Dewan Pembina YPMAK. Dari target tiga ribu penerima, kini jumlahnya telah menembus lebih dari empat ribu penerima manfaat.
Meski demikian, Leonardus mengingatkan bahwa dana kemitraan PT Freeport Indonesia yang dikelola YPMAK tidak hanya dialokasikan untuk sektor pendidikan, tetapi juga digunakan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelayanan kesehatan, dan berbagai program sosial lainnya.
Ia juga mengakui, pelaksanaan program YPMAK tahun ini turut terdampak kondisi operasional PT Freeport Indonesia yang belum sepenuhnya pulih pascainsiden longsor di area tambang bawah tanah pada September dua ribu dua puluh lima.
YPMAK berharap operasional tambang dapat kembali normal sehingga seluruh program pemberdayaan masyarakat, termasuk beasiswa pendidikan, dapat berjalan lebih optimal.
Semoga kebijakan baru ini dapat mendorong lahirnya generasi muda Papua yang berprestasi dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional/// TORA-RPM