Latest News
600 Lebih Warga Dingo Narama Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng • Pemkab Mimika Gandeng UNIPA Perkuat Program Pembangunan Daerah • Disperindag Mimika Ancam Cabut Izin SPBU Nakal • Wabup Mimika Dorong OPD Maksimalkan Penyerapan Anggaran, Realisasi Baru 26,56 Persen • Pemkab Mimika Perkuat Pengendalian Internal, Seluruh OPD Ikuti Penilaian Maturitas SPIP 2026 • 600 Lebih Warga Dingo Narama Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng • Pemkab Mimika Gandeng UNIPA Perkuat Program Pembangunan Daerah • Disperindag Mimika Ancam Cabut Izin SPBU Nakal • Wabup Mimika Dorong OPD Maksimalkan Penyerapan Anggaran, Realisasi Baru 26,56 Persen • Pemkab Mimika Perkuat Pengendalian Internal, Seluruh OPD Ikuti Penilaian Maturitas SPIP 2026
← Back to News

MTQ I Papua Tengah Mulai Pertandingkan Tilawah dan Tartil di Venue Utama Eme Neme Yauware

📅 July 15, 2026 Updated: July 21, 2026

MTQ I Papua Tengah Mulai Pertandingkan Tilawah dan Tartil di Venue Utama Eme Neme Yauware
TIMIKA,RPM – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi memasuki tahap perlombaan. Sejumlah cabang musabaqah mulai dipertandingkan di berbagai venue, dengan Gedung Eme Neme Yauware di Timika ditetapkan sebagai venue utama pelaksanaan cabang tilawah dan tartil.

Koordinator Tilawah dan Tartil MTQ I Provinsi Papua Tengah, Asmaul Husna, mengatakan pada hari pertama pelaksanaan, panitia mempertandingkan tiga cabang lomba di venue utama, yakni Musabaqah Tartil Al-Qur'an, Musabaqah Tilawah Golongan Anak-anak, dan Musabaqah Tilawah Golongan Dewasa yang digelar pada malam hari.

"Venue utama berada di Gedung Eme Neme Yauware. Hari ini kami melaksanakan tiga cabang lomba, yaitu tartil Al-Qur'an, tilawah golongan anak-anak, dan nanti malam tilawah golongan dewasa," ujar Asmaul Husna. Rabu (15/7/2026)

Ia menjelaskan, cabang tartil diikuti sebanyak 14 peserta yang terdiri dari tujuh peserta putra dan tujuh peserta putri dari delapan kafilah kabupaten di Papua Tengah.

"Untuk cabang tartil hari ini diikuti 14 peserta, terdiri dari tujuh putra dan tujuh putri," katanya.

Selain menjadi pusat pelaksanaan tilawah dan tartil, panitia juga menyiapkan venue lain untuk cabang Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ) atau hafalan Al-Qur'an serta Musabaqah Fahmil Qur'an (MFQ) atau cerdas cermat Al-Qur'an.

Sementara itu, Masjid Al Taqwa menjadi lokasi pelaksanaan tiga cabang lainnya, yakni Musabaqah Kaligrafi Al-Qur'an, Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur'an (KTIQ), dan Musabaqah Syarhil Qur'an.

Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menugaskan sebanyak 12 dewan hakim di venue utama Gedung Eme Neme Yauware.

"Di venue utama ada 12 dewan hakim yang bertugas melakukan penilaian terhadap peserta pada cabang tilawah dan tartil," jelasnya.

Asmaul Husna berharap seluruh rangkaian perlombaan MTQ I Papua Tengah dapat berlangsung lancar dan sportif hingga penutupan. Ia juga berharap ajang ini mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Provinsi Papua Tengah pada MTQ tingkat nasional.

"Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ ini juga diharapkan semakin memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an di Papua Tengah," pungkasnya.(ind)