← Back to News
Pemkab Mimika Gandeng UNIPA Perkuat Program Pembangunan Daerah
TIMIKA,RPM – Pemerintah Kabupaten Mimika resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menjadi dasar sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan kehadiran UNIPA diharapkan dapat memberikan pendampingan ilmiah dalam pelaksanaan program pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar akademik yang kuat.
"Kerja sama ini untuk pendampingan terhadap setiap program yang dilakukan pemerintah di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, termasuk kajian-kajian ilmiah dan masalah yang berkaitan dengan hukum adat," ujar Emanuel Kemong usai apel gabungan ASN di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Timika, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, nota kesepahaman yang telah ditandatangani masih bersifat umum. Selanjutnya, kedua belah pihak akan menyusun bentuk kerja sama yang lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing sektor.
Menurut Emanuel, salah satu agenda yang akan segera ditindaklanjuti adalah pendampingan terhadap penguatan masyarakat hukum adat. Selain itu, UNIPA juga akan dilibatkan dalam penyusunan konsep Sekolah Rakyat atau sekolah sepanjang hari yang direncanakan dibangun di Distrik Kokonao.
"Yang sudah berjalan sekarang berkaitan dengan masyarakat hukum adat. Nanti mereka akan datang untuk mempresentasikan, sedangkan kerja sama lainnya akan dilihat lagi seperti apa ruang lingkupnya," katanya.
Ia menambahkan, kerja sama antara Pemkab Mimika dan UNIPA sebenarnya telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir. UNIPA sebelumnya turut berkontribusi dalam sejumlah kajian akademik yang menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah, termasuk kajian terkait daerah otonomi baru (DOB).
Emanuel berharap sinergi dengan perguruan tinggi tersebut dapat menghadirkan solusi berbasis riset bagi berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Mimika.
"MoU ini sifatnya baru kesepahaman saja. Nanti harus ada rincian-rincian lebih lanjut yang akan dibahas secara tersendiri," pungkasnya.(ind)
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan kehadiran UNIPA diharapkan dapat memberikan pendampingan ilmiah dalam pelaksanaan program pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar akademik yang kuat.
"Kerja sama ini untuk pendampingan terhadap setiap program yang dilakukan pemerintah di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, termasuk kajian-kajian ilmiah dan masalah yang berkaitan dengan hukum adat," ujar Emanuel Kemong usai apel gabungan ASN di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Timika, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, nota kesepahaman yang telah ditandatangani masih bersifat umum. Selanjutnya, kedua belah pihak akan menyusun bentuk kerja sama yang lebih spesifik sesuai kebutuhan masing-masing sektor.
Menurut Emanuel, salah satu agenda yang akan segera ditindaklanjuti adalah pendampingan terhadap penguatan masyarakat hukum adat. Selain itu, UNIPA juga akan dilibatkan dalam penyusunan konsep Sekolah Rakyat atau sekolah sepanjang hari yang direncanakan dibangun di Distrik Kokonao.
"Yang sudah berjalan sekarang berkaitan dengan masyarakat hukum adat. Nanti mereka akan datang untuk mempresentasikan, sedangkan kerja sama lainnya akan dilihat lagi seperti apa ruang lingkupnya," katanya.
Ia menambahkan, kerja sama antara Pemkab Mimika dan UNIPA sebenarnya telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir. UNIPA sebelumnya turut berkontribusi dalam sejumlah kajian akademik yang menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah, termasuk kajian terkait daerah otonomi baru (DOB).
Emanuel berharap sinergi dengan perguruan tinggi tersebut dapat menghadirkan solusi berbasis riset bagi berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Mimika.
"MoU ini sifatnya baru kesepahaman saja. Nanti harus ada rincian-rincian lebih lanjut yang akan dibahas secara tersendiri," pungkasnya.(ind)